Headlines News :
WILUJEUNG
SUMPING
Di Blog
Joice Banget
Tampilkan postingan dengan label Objek Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Objek Wisata. Tampilkan semua postingan

Curug Sidomba


Curug Sidomba merupakan sebuah obyek wisata yang terletak di kaki gunung Ciremai. Berlokasi di desa Peusing kecamatan Jalaksana yang dapat ditempuh sekitar 30 menit dari kota Kuningan Jawa Barat.

Bagi Anda yang berjiwa petualang dan mencintai air terjun, objek wisata yang terletak di kaki Gunung Ciremai ini tidak boleh dilalui begitu saja. Namanya yang mengandung unsur nama jenis hewan tertentu memang diangkat dari hewan ternak langka yang dahulu sering digembalakan di tempat ini. Konon keunikan dari domba ini adalah jumlah tanduknya yang lebih dari dua.

Sekarang, di tempat ini tidak ada lagi hewan ternak, melainkan telah berubah menjadi objek wisata yang cantik. Air terjun curug Sidomba memiliki ketinggian 3 m. Curug ini merupakan salah satu curug buatan yang mengalir tepat di tengah daerah ini. Anda akan terpikat dengan airnya yang cukup jernih, dingin, dan segar, yang bersumber dari mata air Gunung Ciremai, serta berbagai jenis ikan yang hidup di dalam air ini seperti ikan mas dan ikan Kancra Bodas. Konon ikan Kancra Bodas di sini tidak bisa ditangkap, terbukti ketika airnya dikuras ikan-ikan ini menghilang tidak diketemukan. Selain itu, aturan yang sangat penting bagi pengunjung adalah tidak diperbolehkan memberi makan atau memancing ikan di area ini dan serta tidak diperbolehkan berkata kasar karena dipercaya akan ada akibatnya langsung.

Daya tarik dari kawasan ini adalah sebuah masjid megah dengan satu menara Asma’ul Husna. Untuk menuju menara, Anda akan melalui tangga berjumlah 99 anak tangga, di mana Anda akan dapat menikmati bentangan keindahan alam di kaki Gunung Ciremai yang sebagian wilayahnya masih subur dengan pepohonan besar.


Seperti layaknya daerah wisata yang lain, Curug Sidomba dilengkapi oleh fasilitas restaurant, 'saung' dan arena bermain anak, di area ini juga tersedia camping ground yang banyak digunakan oleh sekolah - sekolah untuk mengadakan perkemahan di objek wisata ini.

Sangkan Resort Aqua Park


Satu Lagi objek Wisata di kuningan ,Wisata Air terbesar yang diresmikan oleh bupati kuningan H Aang Hamid Suganda pada 30 September 2012, berlokasi di Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Sangkan Resort Aqua Park yang baru saja diresmikan, menawarkan taman wisata air pertama dan terbesar di Indonesia dengan konsep khusus bertaraf dunia. Dengan berbagai wahana permainan air, pengunjung dapat menikmati wahana tersebut sesuai dengan keinginan.

Eksekutif Director sekaligus Owner PT Sangkan Resort Aqua Park, Veny Pernandes, kepada puluhan wartawan saat menggelar jumpa pers usai acara Grand Opening Sangkan Park, Minggu (23/9), menjelaskan, dipilihnya Kabupaten Kuningan untuk dibangunkan Sangkan Park, mengingat Kuningan merupakan kawasan wisata yang menjanjikan.


Disamping Kuningan yang merupakan kawasan wisata dan memiliki banyak hotel-hotel berbintang.Karna itu juga, Sangkan Park membangun tempat penginapan dengan memberikan fasilitas kelas hotel berbintang, jelas Veny.

Sangkan Resort Aqua Park adalah taman air terbesar dan bertarap dunia dengan menghadirkan berbagai arena bermain, diantaranya Kolam Ombak, Kids Pool, Kolam Arus, Raft Slide, Bumper Boat, Semi Olimpic Pool,ATV, Out Bond dan Octopus Slide 6 luncuran berbentuk gurita yang pertama di Indonesia, Sangkan Resort Aqua Park Menghadirkan sesuatu yang baru dengan tujuan untuk menambah perbendaharaan dunia wisata di Kabupaten Kuningan, jelas Veny.

Pemandian Air Panas Sangkanhurip


Sangkanhurip adalah salah satu objek wisata alam di Kabupaten Kuningan. Sangkanhurip merupakan sebuah kawasan pemandian air panas yang terletak di kaki gunung Ceremai tepatnya di Kecamatan Cilimus, berjarak ±14 km dari pusat kota Kuningan. Sangkanhurip menawarkan sensasi air panas alami yang kaya akan sulfur berasal dari gunung Ceremai. Air panas Sangkanhurip bermanfaat untuk relaksasi tubuh dan menyembuhkan berbagi macam penyakit kulit. Fasilitas yang tersedia adalah kolam renang dan bilik-bilik pemandian pribadi.

Wahana wisata ini dapat dicapai dari Kota Cirebon dan dari Kota Kuningan. Lokasinya strategis berada pada jalur utama jalan raya Kuningan-Cirebon yang banyak dilalui oleh kendaraan umum baik busmaupun minibus. Hanya berjarak ± 300 meter dari jalan raya utama. Kondisi jalan beraspal baik.

Salah satu objek wisata yang menjadi Andalan Kabupaten Kuningan adalah kolam air panas Sangkanhurip. Objek wisata alam ini terletak di kecamatan Cilimus, kaki gunung ciremai yang masih asri dan hijau, sekitar 1,5 jam dari kota Cirebon dengan jalan yang mulus. Desa Sangkanhurip merupakan salah satu desa wisata sehingga kita tidak perlu khawatir mengingat warga sekitar sangat ramah dan dapat diAndalkan.
Hanya dengan Rp. 7000 kita akan disambut dengan area kolam terapi ikan yang dapat kita nikmati sepuasnya. Setelah itu, kita bisa melepas lelah dengan berendam di pemandian air panas yang bersumber dari mata air gunung Ciremai. Kita juga bisa menyewa pemandian ruang tertutup jika menginginkan suasana berendam yang lebih nyaman dan privat.

Tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, hanya dengan Rp. 10.000 untuk orang dewasa dan Rp. 7000 untuk anak anak, kita bisa mendapatkan tempat berendam yang nyaman untuk melepas penat. Terdapat juga pemandian kelas eksekutif jika kita kurang puas dengan pemandian standard. Masih dengan harga yang terjangkau, kita hanya perlu mengeluarkan Rp. 30.000 untuk dewasa, dan Rp 20.000 untuk anak anak.


Jika kita ingin menghabiskan waktu disana lebih dari sehari, kita juga dapat dengan mudah menemukan penginapan atau losmen dengan harga yang terbilang murah, berkisar 100 – 150 ribu rupiah per kamar per malam, dengan fasilitas mandi air panas yang juga dapat kita nikmati di sana. Tidak diragukan lagi, Sangkanhurip merupakan objek wisata alam yang menyenangkan dan tentunya hemat.

Objek Wisata Linggarjati


Linggarjati ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam (TWA) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 53/Kpts/Um/2/1975 tanggal 17-2-1975. Kawasan ini merupakan bagian yang terpisah dari kawasan hutan lindung Gunung Ciremai yang ditetapkan sejak tahun 1924 oleh pemerintah Belanda.Taman Wisata Alam Linggarjati terletak di Desa Linggarjati Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan.

Obyek wisata linggarjati Menawarkan fasilitas hiburan yg cukup lengkap ,mulai dari wisata air,bumi perkemahan, sarana bermain anak dan buat para remaja yang mencari tempat untuk rekreasi. Pokoknya gak bakalan nyesel kalo teman-teman semua mampir ke linggarjati. Selain fasilitas hiburan yang lengkap, alam atau cuaca di kawasan linggarjati juga sangat sejuk, jadi bisa membuat teman-teman semua betah berlama-lama disana.

O..iya hampir lupa linggarjati juga tercatat sebagai sejarah dari perjalanan kemerdekaan bangsa indonesia. Teman-teman semua pasti pernah mendengar yang namanya deklarasi  atau perundingan linggarjati ? (Kalo gak inget coba buka buku sejarah SD / SMP tapi saya lupa halaman berapa :D ).


Ya disinilah tepatnya 10 November 1946 silam deklarasi tersebut diselenggarakan. Jadi selain berekreasi untuk hiburan rekan-rekan juga bisa mengunjungi museum linggarjati untuk menambah wawasan dan pengetahuan dari perjalanan sejarah bangsa. Selain hiburan dapat pengetahuan juga asyik kan tuh :P .

Objek Wisata Cibulan

Objek wisata Cibulan merupakan salah satu objek wisata tertua di Kuningan. Obyek wisata ini diresmikan pada 27 Agustus 1939 oleh Bupati Kuningan saat itu, yaitu R.A.A. Mohamand Achmad. Sebagai catatan, selain di Cibulan, terdapat tiga tempat rekreasi sejenis di Kuningan, yaitu: Kolam Linggarjati di kompleks Taman Linggarjati Indah, Kecamatan Cilimus; Kolam Cigugur, di Kecamatan Cigugur; dan Kolam Darma Loka di Kecamatan Darma.




Menurut cerita yang berkembang di kalangan Masyarakat Desa Maniskidul dan masyarakat Kuningan pada umumnya, ikan dewa yang ada di kolam Cibulan ini konon dahulunya adalah prajurit-prajurit yang membangkang atau tidak setia pada masa pemerintahan Prabu Siliwangi. Singkat cerita, prajurit-prajurit pembangkang tersebut kemudian dikutuk oleh Prabu Siliwangi sehingga menjadi ikan. Konon ikan-ikan dewa ini dari dulu hingga sekarang jumlahnya tidak berkurang maupun bertambah. Apabila kolam dikuras, ikan-ikan ini akan hilang entah kemana, namun saat kolam diisi air, mereka akan kembali lagi dengan jumlah seperti semula. Terlepas dari benar atau tidaknya legenda itu sampai saat ini tidak ada yang berani mengambil ikan ini karena ada kepercayaan bahwa barang siapa yang berani mengganggu ikan-ikan tersebut akan mendapatkan kemalangan.

Di dalam objek wisata ini terdapat dua kolam besar yang berbentuk persegi panjang. Kolam pertama berukuran 35x15 meter persegi dengan kedalaman sekitar 2 meter. Sedangkan, kolam kedua berukuran 45x15 meter persegi yang dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama berkedalaman 60 sentimeter dan bagian kedua berkedalaman 120 sentimeter. Kedua kolam ini selalu dikuras sekali dalam dua minggu, atau bisa lebih. Hal itu bergantung kebersihan air. Setiap kolamnya dihuni oleh puluhan ikan yang berwarna abu-abu kehitaman dan disebut sebagai kancra bodas atauikan dewa (cyprinus carpico). Ukurannya berbagai macam mulai dari yang panjangnya 20-an sentimeter hingga 1 meter. Ikan Dewa adalah sejenis ikan yang dikeramatkan oleh penduduk di sekitar wilayah Desa Manis Kidul karena dipercaya mempunyai keistimewaan tertentu.

Meski semua kolam itu dihuni puluhan ikan kancra bodas atau ikan dewa, kolam-kolam di Cibulan dibuka sebagai kolam pemandian umum. Tempat rekreasi ini dilengkapi pula dengan fasilitas khas tempat pemandian, seperti tempat ganti pakaian, 6 buah kamar kecil dan 2 buah kamar mandi untuk tempat bilas seusai berenang.

Selain kolam dengan ikan dewanya yang jinak, di sudut barat pemandian ini juga terdapat tujuh sumber mata air yang dikeramatkan yang bernama Tujuh Sumur. Tujuh mata air ini berbentuk kolam-kolam kecil yang masing-masing mempunyai nama tersendiri, yaitu: Sumur Kejayaan, Sumur Kemulyaan, Sumur Pengabulan, Sumur Cirancana, Sumur Cisadane, Sumur Kemudahan, dan Sumur Keselamatan. Di antara ketujuh sumur itu, konon ada salah satu sumur yang berisikan Kepiting Emas, yaitu Sumur Cirancana. Apabila ada orang yang sedang mujur dan dapat melihat wujud dari Kepiting Emas itu, maka segala keinginannya akan terkabul.
Tujuh mata air itu terletak mengelilingi sebuah petilasan yang konon merupakan petilasan Prabu Siliwangi ketika ia beristirahat sekembalinya dari perang melawan Kasultanan Mataram. Petilasan itu berupa susunan batu seperti menhir dan dua patung harimau loreng (lambang kebesaran Raja Agung Pajajaran). Tujuh sumur dan petilasan Prabu Siliwangi ini sering dikunjungi orang untuk berziarah, terutama pada malam Jumat Kliwon atau selama bulan Maulud dalam penanggalan Hijriah. Mereka percaya bahwa air di tempat itu akan membawa berkah dan dapat mengabulkan permohonan mereka.

Air di Cibulan selalu bersih, bening, sejuk, dan melimpah, meskipun pada musim kemarau panjang. Itulah sebabnya, selain sebagai tempat rekreasi, Cibulan juga dijadikan sebagai sumber air untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kuningan dan dimanfaatkan Pertamina untuk memasok kebutuhan air bersih di dua kompleks miliknya, yaitu Padang Golf Ciperna di Kota Cirebon, dan Kantor Daerah Operasi Hulu Jawa Bagian Barat (DOH JBB) di Klayan, Kabupaten Cirebon.

Kolam pemandian Cibulan juga menjadi sumber pendapatan bagi penduduk Desa Maniskidul dengan menjadi pedagang asongan atau membuka warung makan di sekitar tempat itu. Saat ini terdaftar 20 warung permanen di luar kompleks kolam dan 14 pedagang asongan resmi yang diizinkan berjualan di dalam kompleks kolam. Mereka kebanyakan menjual minuman ringan dan makanan kecil serta makanan ikan berupa kacang atom dan ikan wader.

Wana wisata ini dapat dicapai dari Kota Kuningan dan dari Kota Cirebon. Terletak di Jalur Jalan Raya Kuningan-Cirebon, kondisi jalan umumnya beraspal dan baik, dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat, dengan jarak rute perjalanan sebagai berikut :

Kuningan – Cibulan ± 10 Km.
Cirebon – Cibulan ± 20 Km.
 
Joice
Banget

Kaka Iskandar

Saya hanya seorang blogger pemula yang masih dalam proses belajar. Mencoba untuk berbagi kepada setiap pengunjung, karena dengan berbagi semuanya akan terasa indah :) Mohon maaf apabila ada kekurangan dan terima kasih atas kunjungannya. Wassalam. ...By: Kaka Iskandar
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Joice Banget - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger